Sabtu, 24 September 2011

Tugas Pertama Metode Riset

Nama : Nurlia
NPM : 15209884
Kelas : 3EA12

Tema : Peranan Sektor Pertanian

 Pengarang, Judul dan Tahun
1. B. Tresno sumbodo, Peranan Sektor Pertanian dalam struktur perekonomian di Propinsi daerah Istimewa Yogyakarta, 2003
2. Abdul Mukhyi, Analisis Peranan Sektor Pertanian terhadapa pembangunan kawasan ekonomi propinsi Jawa Barat, 2008 
3. Marwan R Yantu, Peranan Sektor Pertanian dalam perekonomian wilayah Sulawesi tengah, 2007

 Latar Belakang Masalah
 Fenomena
1. Efek pengganda sector pertanian rata-rata sebesar 4,53 (Bantul), 8,82 (Sleman) dan 3,39 (Kulonprogo) berarti bahwa setiap kenaikan pendapatan sector pertanian sebesar Rp 1,00 akan memacu kenaikan PDRB sebesar Rp. 4,53 (Bantul), Rp. 6,82 (Sleman), dan Rp. 3,39 (kulonprogo). Hal ini menunjukan bahwa semakin meningkatnya pendapatan sektor basis (sektor pertanian), semakin besar pula bagian pendapatan yang dibelanjakan untuk impor produk sector lain dari luar daerah sehingga memperkecil bagian pendapatan sektor pertanian yang dibelanjakan didalam daerah tersebut.
2. Peran sektor pertanian disamping sebagai sumber penghasil devisa yang besar juga merupakan sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk Indonesia dan bila dilihat dari jumlah orang yang bekerja maka sektor pertanian paling banyak menyerap tenaga kerja.
3. Berdasarkan pendekatan ekonomi makro antar wilayah, wilayah dipandang sebagai komponenkomponen dari suatu perekonomian banyak sektor oleh karena itu kelompok sector tersebutdibagi kedalam sector basis dan bukan basis.

 Penelitian yang dijadikan dasar 
1. PDRB dari beberapa sektor pertanian tahun 2002 mengalami penurunan 5,75%. Penurunan terbesar terjadi pada sektor tanaman, bahan makanan sebesar 4,42%, sektor kehutanan dan perikanan walaupun mengalami kenaikan masing-masing 6,05% dan 4,38%, namun karena kedua sektor ini hanya memberikan kontribusi relative kecil kenaikannya tidak dapat mengimbangi penurunan dari sektor lainnya. 
2. Pengembangan sektor pertanian merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi. 
3. Berdasarkan data BPS (2005) pada tahun 2004 total aktivitas ekonomi Sulawesi Tengah bernilai Rp. 13,68 triliun atas dasar harga berlaku sumbangan sektor pertanian sebesar 49,56% ini menyiratkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor basis perekonomian Sulawesi Tengah.

 Motivasi Penelitian 
1. Kajian dilakukan untuk melihat bagaimana kecendrungan transformasi struktur perekonomian dibeberapa kabupaten berbasis sektor pertanian, kemungkinan sektor unggulan dikembangkan serta dampak pengembangan sektor unggulan bereffek pengganda terhadap sektor lain. 
2. Sektor pertanian dan sektor unggulan yang berada di propinsi Jawa Barat kajiannya dengan pembangunan kawasan ekonomi dengan menggunakan IRIO yang merupakan metode pengembangan dari input - output analisi.
3. Kajian dilakukan untuk membuktikan apakah peranan sektor tersebut dalam perekonomian wilayah Sulawesi Tengah cenderung membaik atau memburuk.

 Masalah
1. Dampak pembangunan sector pertanian terhadap pertumbuhan wilayah cukup tinggi 
2. Kontribusi sector pertanian di Jawa Barat masih bersifat tradisional.
3. Pengaruh ganda sector cenderung menurun padahal pengaruh ganda sektor tersebut tergolong besar.

 Tujuan Penelitian
1. Mengkaji peranan sector pertanian dalam struktur perekonomian propindi di DIY dahulu, sekarang dan yang akan datang serta mengkaji beberapa factor yang mempengaruhi perubahan structural perekonomian. 
2. Mengukur tingkat kontribusi sector pertanian dan sector-sektor unggulan dalam pembangunan daerah dan yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan daerahnya.
3. Mengetahui sector pertanian di wilayah Sulawesi Tengah terbagi dalam beberapa kelompok sektor.

Rabu, 21 September 2011

Tari Saman

Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian Saman mempergunakan bahasa Arab dan bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Nama tarian “Saman” diperoleh dari salah satu ulama besar NAD, Syech Saman.


Makna dan Fungsi

Tari saman merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (Dakwah). Tarian ini mencerminkan Pendidikan, Keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.

Sebelum saman dimulai yaitu sebagai mukaddimah atau pembukaan, tampil seorang tua cerdik pandai atau pemuka adat untuk mewakili masyarakat setempat (keketar) atau nasehat-nasehat yang berguna kepada para pemain dan penonton.

Lagu dan syair pengungkapannya secara bersama dan kontinu, pemainnya terdiri dari pria-pria yang masih muda-muda dengan memakai pakaian adat. Penyajian tarian tersebut dapat juga dipentaskan, dipertandingkan antara group tamu dengan grup sepangkalan (dua grup). Penilaian ditititk beratkan pada kemampuan masing-masing grup dalam mengikuti gerak, tari dan lagu (syair) yang disajikan oleh pihak lawan.
Paduan Suara

Tari Saman biasanya ditampilkan tidak menggunakan iringan alat musik, akan tetapi menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah. Tarian ini dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syech. Karena keseragaman formasi dan ketepatan waktu adalah suatu keharusan dalam menampilkan tarian ini, maka para penari dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan sempurna. Tarian ini khususnya ditarikan oleh para pria.

Pada zaman dahulu,tarian ini pertunjukkan dalam acara adat tertentu,diantaranya dalam upacara memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Selain itu, khususnya dalam konteks masa kini, tarian ini dipertunjukkan pula pada acara-acara yang bersifat resmi,seperti kunjungan tamu-tamu Antar Kabupaten dan Negara,atau dalam pembukaan sebuah festival dan acara lainnya.
Nyanyian

Nyanyian para penari menambah kedinamisan dari tarian saman. Cara menyanyikan lagu-lagu dalam tari saman dibagi dalam 5 macam :

1. Rengum, yaitu auman yang diawali oleh pengangkat.
2. Dering, yaitu regnum yang segera diikuti oleh semua penari.
3. Redet, yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari.
4. Syek, yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak
5. Saur, yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.
Gerakan

Tarian saman menggunakan dua unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tarian saman: Tepuk tangan dan tepuk dada.Diduga,ketika menyebarkan agama islam,syeikh saman mempelajari tarian melayu kuno,kemudian menghadirkan kembali lewat gerak yang disertai dengan syair-syair dakwah islam demi memudakan dakwahnya.Dalam konteks kekinian,tarian ritual yang bersifat religius ini masih digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah melalui pertunjukan-pertunjukan.

Tarian saman termasuk salah satu tarian yang cukup unik,kerena hanya menampilkan gerak tepuk tangan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak guncang,kirep,lingang,surang-saring (semua gerak ini adalah bahasa Gayo)
Penari

Pada umumnya,Tarian saman dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki,Tetapi jumlahnya harus ganjil.Namun, dalam perkembangan selanjutnya,tarian ini juga dimainkan oleh kaum perempuan.Pendapat Lain mengatakan Tarian ini ditarikan kurang lebih dari 10 orang,dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi.Namun, dalam perkembangan di era modern yang menghendaki bahwa suatu tarian itu akan semakin semarak apabila ditarikan oleh penari dengan jumlah yang lebih banyak. Untuk mengatur berbagai gerakannya ditunjuklah seorang pemimpin yang disebut syeikh. Selain mengatur gerakan para penari,Syeikh juga bertugas menyanyikan syair-syair lagu saman.

Pertemuan pertama

BAB 1

PENDAHULUAN

Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Dengan mendapat mata kuliah ILMU BUDAYA DASAR diharapkan mahasiswa nantinya memiliki latar belakang pengeyahuan yang cukup luas tentang kebudayaan indomesia pada umumnyadan menimbulkan minat mendalaminya lebih lanjut, serta kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan, agar interelasi antara intelektual kita lebih sering dengan akibat yang positif bagi pembangunan Negara kita pada umunya dan perbaikan pendidikan pada khususnya TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu hal yang membicarakan tentang nilai-nilai tentang kebudayaan, tentang macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mendapat ilmu budaya dasar mahasiswa diharapkan nantinya mendapatkan latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia, dan diharapkan mahasiswa juga dapat mendukung dan mengembangkan kebudayaan nya sendiri. Jadi secara singkat setelah ilmu tersebut di dapat oleh mahasiswa diharapkan mahasiswa dapat memperlihatkan : 1. Minat dan kebiasaan menyelidiki yang terjadi disekitar dan diluar lingkungan nya. 2. Kesadaran akan pola-pola nilai yang di anut serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan kehidupan sehari-hari 3. Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang di anut nya untuk mengetahui apakah dia dapat membenarkan nilai tersebut untuk diriny sendiri 4. Keberanian moral untuk mempertahankan nilai yang dirasakan apa dapat diterima dengan penuh tanggung jawab atau sebaliknya. Latar belakang IBD dalam konteks budaya. Negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan berikut: 1. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang biasanya tidak terlepas dari ikatan primodial, kesukuan dan kedaerahan. 2. Proses pembangunan yang sedang berlangsung menimbulkan dampak positif dan negative berupa terjadi nya perubahan dan pergeseran system nilai budaya sehingga dengan sendiri nya mental manusia pun terkena pengaruhnya. 3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi menimbulkan perubahan pada kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan nilai tata budaya. B. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR UMUM Secara khusus Secara MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang berkulifikasi sebagai berikut : 1. Berjiwa Pancasila sehingga keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi ,yangmendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia. 2. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa,bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya,dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain. 3. Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan baik social,ekonomi,politik ,kebudayaan,maupun pertahanan keamanan. 4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya,maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya. C. PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa inggris “the humanities” yang berasal dari bahasa latin humanus yang bias diartikan manusia,berbudaya,dan halus. Pro.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar,yaitu: 1 Ilmu ilmu alamiah(natural science), Bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. 2 Ilmu-ilmu social (social science), bertujuan mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan manusia 3 Pengetahuan budaya(the humanities),bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi D. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR Tujuan ilmu budaya dasar diharapkan dapat : 1. mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya,sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru,terutama untuk kepentingan profesi mereka. 2. Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memeperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut. 3. Mengusahakan agar mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa san Negara serta ahli daklam bidang disiplin masing-masing,tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotaan dspilin yang ketat. 4. Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain E. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR Ada dua masalah pokok yang digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.kedua masalah pokok itu adalah : 1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ,baik dari segi masing-masing keahlian di dalam pengetahuan budaya,maupun secara gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya 2. Hakekat manusai yang satu universal,akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah – Manusia dan cinta kasih – Manusia dan keindahan – Manusia dan penderitaan – Manusia dan keahlian – Manusia dan pandangan hidup – Mansuia dan tanggung jawab serta pengabdian – Manusia dan kegelisahan – Manusia dan harapan

BAB 2: MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia di alam dunia ini memegang peranan yang unik,dan dapat dipandang dari banyk segi: 1.(Ilmu kimia):Dalam ilmu eksakata, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan system yang dimiliki oleh manusia.

2.(Ilmu Fisika):Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.

3.(Ilmu Biologi):manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golngan mamalia.

4.(Ilmu Ekonomi):Dalam ilmu-ilmu social,manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan,sering disebut homo economicus.

5.(Ilmu Sosiologi):Manusia merupakan mahluk social yang tidak dapat berdiri sendiri.

6.(Ilmu Politik):Mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.

7.(Ilmu Filsafat):Mahluk yang berbudaya sering disebut homo-humanus.

2 Pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsure-unsur yang membangun manusia:

1) Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkaitL: a. Jasad :Badan kasar manusia yang nampak pada luarnya,dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu b. Hayat :Mengandung unsure hidup,yang ditandai dengan gerak c. Ruh :Bimbingan dan pimpinana tuhan,daya yang bekeja secara spiritual dan memahami kebenaran,suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayan d. Nafs :Kesadaran tentang didir sendiri

2) Manusia sebagai satu kepribadian mengandung 3 unsur: a. Id :Merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak b. Ego :Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali ibedakan dari Id(Ego sadar akan tuntutan lingkungan luar, dan mengatur tingkah laku sehingga dorongan instinguak Id dapat dipuaskan dengan cara yang dapat diterima c. Superego :Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir(superego terbentuk dari lingkungan eksternal)

HAKEKAT MANUSIA

a. Mahluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh. Tubuh adalah materi yang dapat dilihat,diraba,dirasa,wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. b. Mahluk ciptaaan tuhan yang paling sempurna,jika dibandingkan dengan mahluk lainnya Kesempurnaanya terletak pada adab dan budayanya,karena manusia dilengkapi oleh penciptaya dengan akal,perasaan,dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia Daya rasa dala diri manusia itu ada 2 macam:1.Inderawi 2.Rohani Perasaan Inderawi adalah rangsangan jasmani melalui pancaindra,tingkatanya rendah dan terdapat pada manusia atau inatang.

Perasaan Rohani adalah perasan luhur yang hanya terdapat pada manusia,Misal: 1)Perasaan intelektual :P erasaan yang berkenaan dengan pengetahuan. 2)Perasaan estetis :P erasaaan yang berkenan dengan keindahan 3)Perasaan etis : Perasaan yang berkenaan dengan kebaikan 4)Perasaaan diri :P erassan yang berkenan dengan harga diri karena ada kelebihan dari yang lain 5)perasaan social: Perasaan yng berkenan dengan kelompo atau korp atau hidup bermasyarakat, ikut merasakan kehidupan orang lain. 6)Perasaaan Religius : perasaan yan berkenaan dengan agama atau kepercayaan

c. Mahluk Biokultural,yaitu mahluk hayati yang budayawi Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi factor-faktor hayati dan budayawi

d. Mahluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan(ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan,kesenian, moral,hukmum, adatistiadat dan kemampuan kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai masyarakat.

MENURUT:

SELO SUMARJAN DAN SOELAEMA SOEMARDI Merumuskan Kebudayaan sebagai semua hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.

KOENTJARANINGRAT Keseluruan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.

A.L KROBER dan C.KLUCKHON Kebudayaan adalah menifstasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.

C.A.VAN Peursen Kebudayaan adalah sebagai manifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan setiap kelompok orang-orang berlainan dengan hewa-hewa, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam.

Kroeber dan klukhon Kebudayaan terdiri atas berbagai pola,bertngkah laku mantap,pikiran,perasan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang menyusun pencapainya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia

Sistem Nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiga system kebudayaan secara terperinci: 1. Sistem Ideologi:meliputi etika norma,adapt istiadat,peraturan hokum yang berfungsi sebagai pengarahan 2. Sistem social:meliputi hubungan dan kegiatan social dalam masyarakat 3. Sistem teknologi:meliputi segala perhatian serta penggunanya

Perubahan Keudayaan ialah perubahan yang terjadi dalam system ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan anatara lain aturan-aturan,norma-norma yang digunakan sebagai pegangan dalam kehidupan,juga teknologi,selera rasa keindahan dan bahasa

Faktor yang mempengaruhi diterimanya atau tidaknya suatu unsure kebudayaan baru diantaranya 1. Terbatasnya masyarakat 2. Pandangan hidup 3. Corak struktur social 4. Unsur kebudayaan

BAB 3: ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA

Dalam bahasa Indonesia istilah prosa sering diterjemahakan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan, dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi.

Dalam kesusatraan Indonesia kilta mengenal jenis prosa lama dan baru.

a. Prosa lama meliputi 1. dongeng-dongeng 2. hikayat 3. sejarah 4. epos 5. cerita pelipur lara

b. Prosa baru meliputi 1. cerita pendek 2. hikayat 3. biografi 4. kisah 5. otobiografi

C. NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI

Nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain : 1. Prosa fiksi memberikan kesenangan Keistimewaan kesenangan yang di peroleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa/kejadian yang di kisahkan.

2. Prosa fiksi memberikan informasi Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.

3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.

4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan Lewat prosa fiksi seseoarang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional/rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang di sajikan ke dalam kehidupan sendiri.

D. ILMU BUDAYA DASAR YANG DI HUBUNGKAN DENGAN PUISI Kepuitisan, keartistikan/keestetikaan bahasa puisi di sebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan : 1. Figura bahasa seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi hidup. 2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir. 3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah di beri suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau. 4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah di beri tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu. 5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang di lukiskan, sehingga lebih menggugah hati.

Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD adalah : 1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia Perekaman/penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Pendekatan terhadap pengalaman perwakilan itu dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut “pengalaman perwakilan”

2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, karena melalui puisinya sang penyair menunjukan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.

3. Puisi dan keinsyafan sosial Secara imaginatif puisi dapat menafsirkan siuasi dasar manusia sosial yang bisa berupa :

- penderitaan atas ketidak adilan – perjuangan utuk kekuasaan – konflik dengan sesamanya – pemberontakan terhadap hukum Tuhan

Manusia dan Kebudayaan

BAB 2

Manusia di alam dunia ini memegang peranan yang unik,dan dapat dipandang dari banyk segi:

1.(Ilmu kimia):Dalam ilmu eksakata, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan system yang dimiliki oleh manusia.

2.(Ilmu Fisika):Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.

3.(Ilmu Biologi):manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golngan mamalia.

4.(Ilmu Ekonomi):Dalam ilmu-ilmu social,manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan,sering disebut homo economicus.

5.(Ilmu Sosiologi):Manusia merupakan mahluk social yang tidak dapat berdiri sendiri.

6.(Ilmu Politik):Mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.

7.(Ilmu Filsafat):Mahluk yang berbudaya sering disebut homo-humanus.

2 Pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsure-unsur yang membangun manusia:

1) Manusia terdiri dari 4 unsur yang saling terkaitL:

a. Jasad :Badan kasar manusia yang nampak pada luarnya,dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu
b. Hayat :Mengandung unsure hidup,yang ditandai dengan gerak
c. Ruh :Bimbingan dan pimpinana tuhan,daya yang bekeja secara spiritual dan memahami kebenaran,suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayan
d. Nafs :Kesadaran tentang didir sendiri

2) Manusia sebagai satu kepribadian mengandung 3 unsur:

a. Id :Merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak
b. Ego :Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali ibedakan dari Id(Ego sadar akan tuntutan lingkungan luar, dan mengatur tingkah laku sehingga dorongan instinguak Id dapat dipuaskan dengan cara yang dapat diterima
c. Superego :Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir(superego terbentuk dari lingkungan eksternal)

HAKEKAT MANUSIA

Mahluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.

Tubuh adalah materi yang dapat dilihat,diraba,dirasa,wujudnya konkrit tetapi tidak abadi.

Mahluk ciptaaan tuhan yang paling sempurna,jika dibandingkan dengan mahluk lainnya

Kesempurnaanya terletak pada adab dan budayanya,karena manusia dilengkapi oleh penciptaya dengan akal,perasaan,dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia

Daya rasa dala diri manusia itu ada 2 macam:1.Inderawi

2.Rohani

Perasaan Inderawi adalah rangsangan jasmani melalui pancaindra,tingkatanya rendah dan terdapat pada manusia atau inatang.

Perasaan Rohani adalah perasan luhur yang hanya terdapat pada manusia,Misal:

1)Perasaan intelektual :P erasaan yang berkenaan dengan pengetahuan.

2)Perasaan estetis :P erasaaan yang berkenan dengan keindahan

3)Perasaan etis : Perasaan yang berkenaan dengan kebaikan

4)Perasaaan diri :P erassan yang berkenan dengan harga diri karena ada kelebihan dari yang lain

5)perasaan social: Perasaan yng berkenan dengan kelompo atau korp atau hidup bermasyarakat, ikut merasakan kehidupan orang lain.

6)Perasaaan Religius : perasaan yan berkenaan dengan agama atau kepercayaan

Mahluk Biokultural,yaitu mahluk hayati yang budayawi

Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi factor-faktor hayati dan budayawi

Mahluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan(ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan,kesenian, moral,hukmum, adatistiadat dan kemampuan kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai masyarakat.

MENURUT:

SELO SUMARJAN DAN SOELAEMA SOEMARDI

Merumuskan Kebudayaan sebagai semua hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.

KOENTJARANINGRAT

Keseluruan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.

A.L KROBER dan C.KLUCKHON

Kebudayaan adalah menifstasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.

C.A.VAN Peursen

Kebudayaan adalah sebagai manifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan setiap kelompok orang-orang berlainan dengan hewa-hewa, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam.

Kroeber dan klukhon

Kebudayaan terdiri atas berbagai pola,bertngkah laku mantap,pikiran,perasan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang menyusun pencapainya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia

Sistem Nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiga system kebudayaan secara terperinci:

1. Sistem Ideologi:meliputi etika norma,adapt istiadat,peraturan hokum yang berfungsi sebagai pengarahan
2. Sistem social:meliputi hubungan dan kegiatan social dalam masyarakat
3. Sistem teknologi:meliputi segala perhatian serta penggunanya

Perubahan Keudayaan ialah perubahan yang terjadi dalam system ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan anatara lain aturan-aturan,norma-norma yang digunakan sebagai pegangan dalam kehidupan,juga teknologi,selera rasa keindahan dan bahasa

Faktor yang mempengaruhi diterimanya atau tidaknya suatu unsure kebudayaan baru diantaranya

Terbatasnya masyarakat
Pandangan hidup
Corak struktur social
Unsur kebudayaan

Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan Dengan Prosa

BAB 3

Dalam bahasa Indonesia istilah prosa sering diterjemahakan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan, dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi.

Dalam kesusatraan Indonesia kilta mengenal jenis prosa lama dan baru.

a. Prosa lama meliputi

dongeng-dongeng
hikayat
sejarah
epos
cerita pelipur lara

b. Prosa baru meliputi

cerita pendek
hikayat
biografi
kisah
otobiografi

C. NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI

Nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain :

1. Prosa fiksi memberikan kesenangan

Keistimewaan kesenangan yang di peroleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa/kejadian yang di kisahkan.

2. Prosa fiksi memberikan informasi

Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.

3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural

Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.

4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan

Lewat prosa fiksi seseoarang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional/rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang di sajikan ke dalam kehidupan sendiri.

D. ILMU BUDAYA DASAR YANG DI HUBUNGKAN DENGAN PUISI

Kepuitisan, keartistikan/keestetikaan bahasa puisi di sebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :

1. Figura bahasa seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb sehingga puisi menjadi hidup.
2. Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
3. Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah di beri suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
4. Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah di beri tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
5. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang di lukiskan, sehingga lebih menggugah hati.

Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD adalah :

1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia

Perekaman/penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Pendekatan terhadap pengalaman perwakilan itu dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut “pengalaman perwakilan”

2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual

Dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk dapat menjenguk hati/pikiran manusia, karena melalui puisinya sang penyair menunjukan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.

3. Puisi dan keinsyafan sosial

Secara imaginatif puisi dapat menafsirkan siuasi dasar manusia sosial yang bisa berupa :

- penderitaan atas ketidak adilan

- perjuangan utuk kekuasaan

- konflik dengan sesamanya

- pemberontakan terhadap hukum Tuhan

Manusia dan Cinta Kasih (Bab 4)

PENGERTIAN CINTA

Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka kepada seseorng yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab.

Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan bahwa cinta itu terutama memberi bukan menerima.Cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan.

Pengertian tentang cinta dikemukakan juga oleh Dr Sarlito W. Sarwono dikatakannya bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman, kemesraan. Ia mengemukakan juga bahwa tidak semua unsur cinta itu sama kuatnya kadng-kdang ada yang keterikatannya sangat kuat tetapi keintiman atau kemesraannya kurang. Cinta seperti itu mengandung kesetiaan yang amat kuat, kecemburuannya besar, tetapi dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan kemesraan atau keintiman.Cinta juga dapat diwarnai dengan kemesraan yang sangat menggejolak, tetapi unsur keintiman dan keterikatannya yang kurang. Cinta seperti itu dinamakan cinta yang pincang, karena garis-garis unsur cintanya tidak membuat segitiga sama sisi.

Pengertian cinta dikemukakan juga oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta. Cinta adalah perasaan jiwa dan kgejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni yang tak dapat dipisahkan dengan kehidupannya.

Didalam kitab suci Al-Qur’an ditemui adanya fenomena cinta yang bersembunyi di dalam jiwa manusia. Cinta memiliki tiga tingkatam-tingkatan yaitu : tinggi, menengah dan rendah. Tingkatan cinta tersebut diatas adalah berdasarkan firman Allah dalam surat At-Taubat ayat 24. Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah dan berjihad dijaln Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat rendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta kelurga, kerabat harta, dan tempat tinggal.

Hakekat cinta menengah adalah suatu energi yang datang dari perasaan hati dan jiwa seseorang inilah, akan terbentuk perasaan kasih sayang dan cinta dari seseorang terhadaporang lain.

Adapun pengaruh yang ditimbulkan oleh cinta menengah ini akan nampak jelas hasilnya jika bukan disebabkan perasaan kasih sayang yang ditanamkan oleh Tuhan dalam hati, sepasang suami istri, tentu tidak akan terbentuk suatu keluarga, tak akan ada keturunan, tak akan terwujud asuhan, bimbingan dan pendidikan terhadap anak. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang paling keji, hina dan merusak rasa kemanusiaan. Karena itu ia adalah cinta rendahan. Bentuknya beraneka ragam misalnya:

Cinta kepada thagut. Thagut adalah syetan atau sesuatu yang disembah selain Tuhan.
Cinta berdasarkan hawa nafsu.
Cinta yang lebih mengutamakan kecintaan pada orang tua, anak,istri, perniagaan dan tempat tinggal.

CINTA MENURUT AJARAN AGAMA

Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama. Tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kasdang-kadang mencintai orang lain, atau juga istri dan anknya, hartanya atau Allah dan Rasulnya. Berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur’an.

Cinta Diri

Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya dan mengaktualisasikan diri. Pun ia mencintai segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan pada dirinya. Ia juga membenci segala sesuatu yang mendatangkan rasa sakit, penyakit dan mara bahaya.

Diantara gejala yang menunjukkan kecintaan manusia terhadap dirinya sendiri ialah kecintaan yang sangat terhadap harta yang dapat merealisasikan semua keinginan dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan dan kemewahan hidup.

Cinta Kepada Sesama Manusia

Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada orang lain. Al-Qur’an juga menyeru kepada kepada orang-orang yang beriman agar saling cinta mencintai seperti cinta mereka pada diri mereka sendiri.

Cinta Seksual

Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual, sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian dan kerjasama antara suami dan istri, ia merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga.

Dorongan seksual melakukan suatu fungsi penting, yaitu melahirkan keturunan demi kelangsungan jenis. Lewat dorongan seksual terbentuk keluarga dari keluarga terbentuk ,asyarakt dn bangsa. Islam mengakui dorongan seksual dan tidak mengingkarinya. Jelas dengan sendirinya ia mengakui pula cinta seksual yang menyertai dorongan tersebut.

Cinta Kebapakan

Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si ibu dengan anak-anaknya maka para ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fsikologis seperti halnya dorongan keibuan, melainkan dorongan psikis. Karena mereka sumber kesenangan dan kegembiraan baginya. Biasanya cinta kebapakan nampak pula dalam perhatian seorang bapak pada anak-anaknya, asuahan, nasehat, dan pengarahan yang diberikannya pad mereka demi kebaikan dan kepentingan mereka sendiri.

Cinta Kepada Allah

Puncak cinta manusia yang paling bening, jernih dan spiritual adalah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian dan doanya saja. Tetapi juga dalam semua tindakan dan tingkah lakunya. Semua tingkah laku dan tindakannya ditujukkan kepada Allah, mengharapkan penerimaan dan ridha-Nya. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya kedalam kehidupannya dan menundukkan semua bentuk kecintaan lainnya.

Cinta Kepada Rasul

Cinta kepada Rasul yang di utus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkat kedua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalm tingkah laku, moral, maupun berbagi sifat luhur lainnya.

KASIH SAYANG

Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia

karangan W.J.S.Poerwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau

perasaan suka kepada seseorang.

Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak,

dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pen-

gertian,saling terbuka sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan

utuh. Bila salah satu unsur kasih sayang hilang maka retaklah keutuhan rumah

tangga itu. kasih sayang yang tidak disertai kejujuran, terancamlah kebahagian

rumah tangga itu.

Kasih sayang, dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komunikasi antara anak dan orang tua.Suatu hubungan yang harmonis akan terjadi bila hal itu terjadi secara timbal balik antara orang tua dan anak. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya bermacam-macam demikian pula sebaliknya. Dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan :

Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif.
Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif.

KEMESRAAN

Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Kemampuan mencinta memberi nilai hidup kita, dan menjadi ukuran terpenting dalam menentukan apakah kita maju atau tidak dalam evolusi kita. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan cinta tidak saja terpatri dalam lubuk hati masing-masing tetapi juga memancar dari sinar mata keduanya yang bening dan belaian-belaian yang mesra jari-jemari mereka yang bergetar.

E. PEMUJAAN

Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Pemujaan kepada Tuhan adalah bagian hidup manusia. Kecintaan manusia itu dimanifestasikan dalam bentuk pemujaan atau shalat.

Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya.

F. BELAS KASIHAN

Dalam surat Yohanes dijelaskan ada tiga macam cinta yaitu : Cinta Agape, Cinta Philia, dan Cinta Amor/Eros. Beda antara cinta Eros dan Amor ini adalah Cinta Eros karena kodrati sebagai laki-laki dan perempuan sedangkan Cinta Amor karena unsur-unsur yang sulit dinanar. Cinta terhadap sesama merupakan perpaduan antara Cinta Agape dan Cinta Philia.

Dalam Rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas.

Cara-cara menumpahkan belas kasihan adalah berbagai macam car orang memberikan belas kasihan bergantung kepada situasi dan kondisi. Da yang memberikan uang, barang, pakaian, makanan, dsb.

G. CINTA KASIH EROTIS

Pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas kepada seseorang saja. Berlawanan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna akan penyatuan dengan seseorang lainnya.

Pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali dicampurbaurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta yaitu keruntuhan tiba-tiba tembok yang sampai waktu itu terdapat diantara dua orang yang asing satu sama lain.

Cinta kasih erotis mengekslusifkan cinta ksih terhadap orang lain hanyalah dalam segi-segi fusi erotis dan keikutsertaan selengkapnya dengan semua aspek kehidupan orang lain.

Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya.

Dengan demikian maka, baik pandangan bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari pada perbuatan kemauan, kedua-duanya benar, atau lebih tepat jika dikatakan bahwa tidak terdapat pada yang satu, juga tidak pada yang lain.

Manusia dan Keindahan (Bab 5)

Kata keindahan berasal dari kata indah,artinya bagus,permai,cantik,elok,molek, dan sebagainya.Keindahan adalah idetik dengan kebenaran.keindahan kebenaran adalah keindahan.keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi,dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah.Keindahan juga bersufat universal,artinya tidak oleh selera perseorangan,waktu dan tempat,selera mode,kedaerahan atau lokal.

a).  Apakah keindahan itu?
Keindahan itu adalah suatu konsep abstark yang tidak dapat dinikmati karena tidak    jelas.dalam pembatasan filfat kedua pengertian itu kadang-kadang dicampuradukan saja.disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian,yakni:
a) keindaan dalam arti yang luas
b) kindahan dalam arti estetis murni
c) keindahan dalam arti terbatas dalam hubungan dengan penglihatan

Pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi:
1.kindahan seni
2.keindahan alam
3.keindahan moral
4.keindahan intelektual

b.NILAI ESTETIK
Nilai estestik adalah istilah semata-semata suatu realita psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan,karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri.

Contoh:
1.tari,tari damarwulan-minikanjinggo suatu tarian yang halus dan kasar dengan segala macam janis pakain dan gerak-geriknya.

c.Kontemplasi dan ekstansi
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yamg indah.ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakn,merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.

d.Apa manusia menciptakan keindahan?
Kindahan itu pada dasarnya adalah alamiah.bahwa keindahan itu diciptakan tuhan..alamiah artiya wajar,tidak berlebihan tidak pula kurang.
Tujuannya tentu saja dilihat dari segi nilai kehidupan manusia,martabat mnusia secara kordirati.berikut ini akan dicoba merugikan alasan/motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan;
1.Tata nila yang telah usang
Tata nilai yang terjelma dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan,sehingga dirasakan sebagai hambatan yang merugikan dan mendorbankan nilai-nilai kemanusiaan, misalnya kawin paksa, pingitan, derajat wanita lebih rendah dari laki-laki.

2.Kemerosotan zaman
Keadaan yang meredakan derajat dan nilai kemanusiaan ditandai dengan kemorosotan moral.kemerosotan moral dapat diketahui dari tingkah laku dan perbuatan manusia yang bejad terutama dari segi kebutuhan seksual.
Contoh karya seni berupa sanjak yang dikemukaan oleh W.S Rendra berjedul “Bersatulah pelucur-pelucur kota jakarta”.

3.penderitaan manusia
Banyak faktor yang membuat manusia itu menderita.tetapi yang paling menentukan iaalah faktor manusia itu sendiri.manusialah yang membuat orang mederita sebagai akibat nafsu ingin berkuasa,yang tidak indah itu harus dilenyapkan karena tidak bermanfaat kemanusiaan.

4.Keagunaan tuhan
Keagungan tuhan dapat dibukti melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian-kejadian alam.keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptakan tuhan..

d.KEINDHAN MENURUT PANDANG ROMATIK
Dalam buku AN Essay on Man (1954),Emas Cassirer mengatakan bahwa arti keindahan tidak bisa pernah selesai diperdebatkan.meskupun demikian,kita dapat menggunakan kata-kata penyair romatik John Keats(1795-1821) sebagai pegangan.dalam edymion dia berkata: A thing of beuty is a joy forever Its loveliness iscreases;it wil never pass nothingness "Bahwa sesuatu yang indah adalah keringan selama-selamanya,kemolekannya bertambah,dan tidak pernah berlalu ke ketiadaan"

Mengenai keindahan,coleridge mengutip shakespeare(1564-1616)dalam karyanya midsummer night:thing base and vile holiding no qualitiy/love can transpose to from and dignity”.yaitu sesuai yang rendah dan tidak mempunyai nilai,dapat berubah dan menjadi berarti.mempengaruhi imajinasi:dengan mersakan nikmatinya tembakau maka dalam angan-angan seseorang,segala yang berhubungan dengan tembakau dapat menjadi indah.

Hakekat negatif capabiliti adalah suatu proses.kerguan,ketidaktentu dan misteri adalah suatu proses.dada persaan hakiki antara J.keat dan coleridge dalam menaggapi hal-hal sesaat.bagi mereka hal-hal sesaat adalah pelatuk yang meledakan imajinasi dan imajinasi ini langsung membentuk keindahan.

B.RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renungan:artinya diam-diam memikirkan sesuatu,atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam.renungan adalah hasil merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teiri-teori itu ialah;pengukapan,teori metafiksi dan teori psikologik.

a)TEORI PENGUNKAPAN
Seni adalah pengukapan dari perasaan manusia,expression adalah:sama dengan intuition.dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang diperboleh melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan gambar angan-angan(imeges).

b)TEORI METAFISIK
Teori seni merupakan yang bercorak metafiksi merupakan salah satu teori yang tertua,yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagai membahas estetik filsafati,konsep keindahan dan teori seni.mengenai sumber seni plato mengemukakan suatu teori peniruan(imitation theory)

c)TEORI PSIKOLOGIS
Teori metafisis dari para filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan,karena terlampau abstrak dan spekulitif.misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan teori bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-kenginan bahwa sadar dari sesorang seniman.sedang karya seninya itu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang diwujudkan keluar dari kinginan-keinginan itu.

C.KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi,artinya cocok,kena benar,dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan,pertentangan,ukuran dan seimbangan.
Dalam pengertian perpaduan misalnya ,orang brpakain harus dipadukan warnanya bagian atas dengan bagian bawah.dalam keindahan ini sebagai ahli pikiran menjelaskan,bahwa keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kulitas/pokok tertentu yang terdapat pada sesuatu hal.kualitas yang paling sering disebut kesatuan (unity).filsuf inggris herbet read merumuskan definisi,bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerpan-pencerapan inderawi kita (beauti is untiy of formal realition among our sence-perception).

a)TEORI OBYEK DAN TEORI SUBYEKTIF
The liang gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan,bahwa menciptakan seni ada dua teori yakni teori obyektif dan teori subyektif.salah satu persoalan pokok dari teori keindahan adalah mengenai sifat dasar dari keindahan.apakah keindahan merupakan sesuatu yang ada pada benda indah atau hanya trdapat dalam alam pikiran orangyang mengamati benda tersebut.
Pendukung teori obyektif adalah plato,Hegel dan Bernard Bocanquat,sedang pendukung subyektuf ialah Henry Home,EarlofShafessbury,dan Edmund Burke. Teori obyektif berpendapat,bahwakeindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetikadalah sifat (kualita) yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan,terlepas dari orang yang mengamatinya.

b) TEORI PERIMBANGAN
Teori obtektif memandang keindahan sebagai suatu kwalita dari benda-benda:Kwalita bagaimana yang menyebabkan sesuatu benda disebut indah telah dijawab oleh bangsa Yunani Kuno dengan teori perimbangan yang bertahan sejak abad 5 sebelum masehisampai abad 15 di Eropa.
Teori perimbangan berlaku dari abad ke-5 sebelum masehi sampai abad ke-17 masehi selama 22 abad.Teori tersebut runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran-aliran termasuk dalam seni.Keindahan hanya ada pada pikiran orang yang menerangkan dan setiap pikiran melihat suatu keindahan yang berbeda-beda.

Manusia dan Penderitaan (Bab 6)

A. Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan akan dialami semua orang, hal itu merupakan “resiko hidup”. Tuhan memberikan kesengan atau kebahagaian kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan.

B.Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani, akibat siksaan yang dialami seseorang timbulah penderitaan.Siksaan yang sifatnya psikis, contohnya :
1. Kebimbangan
Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia, pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan
2. Kesepian 
Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwa nya.
3.Ketakutan                                                                                                                                Merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.
C. Kekalutan mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental atau sebagai gangguan kejiwaan, akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang  wajar.

D. Penderitan dan perjuangan
Penbebasan dari penderitan pada hakekatnya  meneruskan kelangsungan hidup.Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup.

E. Penderitaan , media masa dan seniman
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran Koran , layar tv dengan maksud supaya semua orang menyaksikan dan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia.

F. Penderitaan dan sebab – sebabnya
1.Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
2. Penderitaan yang timnul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan

G. Pengaruh penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan akan memperoleh pengaruh bermacam – macam dan sikap dalam dirinya.Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif atau sikap negatif.

Manusia dan Keadilan (Bab 7)

§     Pengertian keadilan
Keadilan menurut aristoteles adalah Kelayakan dalam tindakan manusia.Keadilan oleh Plato adalah diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri.
Keadilan Socratesa adalah yang memproyeksikan pada pemerintah, keadilan tercipta bila mana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.Bicara tentang keadilan tentu ingat tentang dasar negara kita yaitu pancasila. Sila ke-5 berbunyi “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”. Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia.

§     Berbagai macam keadilan :
1.      Keadilan legal atau keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuanya..
2.      Keadilan distributive
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama.
3.      Keadilan komutatif.
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.bagi aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.
§     Kejujuran                                                                                                                    
         Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang dikatakan nya sesuai dengan kenyataan yang ada,  apabila  niat telah terlahir dalam kata-kata.