Rabu, 21 September 2011

Manusia dan Keindahan (Bab 5)

Kata keindahan berasal dari kata indah,artinya bagus,permai,cantik,elok,molek, dan sebagainya.Keindahan adalah idetik dengan kebenaran.keindahan kebenaran adalah keindahan.keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi,dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah.Keindahan juga bersufat universal,artinya tidak oleh selera perseorangan,waktu dan tempat,selera mode,kedaerahan atau lokal.

a).  Apakah keindahan itu?
Keindahan itu adalah suatu konsep abstark yang tidak dapat dinikmati karena tidak    jelas.dalam pembatasan filfat kedua pengertian itu kadang-kadang dicampuradukan saja.disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian,yakni:
a) keindaan dalam arti yang luas
b) kindahan dalam arti estetis murni
c) keindahan dalam arti terbatas dalam hubungan dengan penglihatan

Pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi:
1.kindahan seni
2.keindahan alam
3.keindahan moral
4.keindahan intelektual

b.NILAI ESTETIK
Nilai estestik adalah istilah semata-semata suatu realita psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan,karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri.

Contoh:
1.tari,tari damarwulan-minikanjinggo suatu tarian yang halus dan kasar dengan segala macam janis pakain dan gerak-geriknya.

c.Kontemplasi dan ekstansi
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yamg indah.ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakn,merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.

d.Apa manusia menciptakan keindahan?
Kindahan itu pada dasarnya adalah alamiah.bahwa keindahan itu diciptakan tuhan..alamiah artiya wajar,tidak berlebihan tidak pula kurang.
Tujuannya tentu saja dilihat dari segi nilai kehidupan manusia,martabat mnusia secara kordirati.berikut ini akan dicoba merugikan alasan/motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan;
1.Tata nila yang telah usang
Tata nilai yang terjelma dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan,sehingga dirasakan sebagai hambatan yang merugikan dan mendorbankan nilai-nilai kemanusiaan, misalnya kawin paksa, pingitan, derajat wanita lebih rendah dari laki-laki.

2.Kemerosotan zaman
Keadaan yang meredakan derajat dan nilai kemanusiaan ditandai dengan kemorosotan moral.kemerosotan moral dapat diketahui dari tingkah laku dan perbuatan manusia yang bejad terutama dari segi kebutuhan seksual.
Contoh karya seni berupa sanjak yang dikemukaan oleh W.S Rendra berjedul “Bersatulah pelucur-pelucur kota jakarta”.

3.penderitaan manusia
Banyak faktor yang membuat manusia itu menderita.tetapi yang paling menentukan iaalah faktor manusia itu sendiri.manusialah yang membuat orang mederita sebagai akibat nafsu ingin berkuasa,yang tidak indah itu harus dilenyapkan karena tidak bermanfaat kemanusiaan.

4.Keagunaan tuhan
Keagungan tuhan dapat dibukti melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian-kejadian alam.keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptakan tuhan..

d.KEINDHAN MENURUT PANDANG ROMATIK
Dalam buku AN Essay on Man (1954),Emas Cassirer mengatakan bahwa arti keindahan tidak bisa pernah selesai diperdebatkan.meskupun demikian,kita dapat menggunakan kata-kata penyair romatik John Keats(1795-1821) sebagai pegangan.dalam edymion dia berkata: A thing of beuty is a joy forever Its loveliness iscreases;it wil never pass nothingness "Bahwa sesuatu yang indah adalah keringan selama-selamanya,kemolekannya bertambah,dan tidak pernah berlalu ke ketiadaan"

Mengenai keindahan,coleridge mengutip shakespeare(1564-1616)dalam karyanya midsummer night:thing base and vile holiding no qualitiy/love can transpose to from and dignity”.yaitu sesuai yang rendah dan tidak mempunyai nilai,dapat berubah dan menjadi berarti.mempengaruhi imajinasi:dengan mersakan nikmatinya tembakau maka dalam angan-angan seseorang,segala yang berhubungan dengan tembakau dapat menjadi indah.

Hakekat negatif capabiliti adalah suatu proses.kerguan,ketidaktentu dan misteri adalah suatu proses.dada persaan hakiki antara J.keat dan coleridge dalam menaggapi hal-hal sesaat.bagi mereka hal-hal sesaat adalah pelatuk yang meledakan imajinasi dan imajinasi ini langsung membentuk keindahan.

B.RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renungan:artinya diam-diam memikirkan sesuatu,atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam.renungan adalah hasil merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teiri-teori itu ialah;pengukapan,teori metafiksi dan teori psikologik.

a)TEORI PENGUNKAPAN
Seni adalah pengukapan dari perasaan manusia,expression adalah:sama dengan intuition.dan intuisi adalah pengetahuan intuitif yang diperboleh melalui penghayatan tentang hal-hal individual yang menghasilkan gambar angan-angan(imeges).

b)TEORI METAFISIK
Teori seni merupakan yang bercorak metafiksi merupakan salah satu teori yang tertua,yakni berasal dari plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagai membahas estetik filsafati,konsep keindahan dan teori seni.mengenai sumber seni plato mengemukakan suatu teori peniruan(imitation theory)

c)TEORI PSIKOLOGIS
Teori metafisis dari para filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan,karena terlampau abstrak dan spekulitif.misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan teori bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-kenginan bahwa sadar dari sesorang seniman.sedang karya seninya itu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang diwujudkan keluar dari kinginan-keinginan itu.

C.KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata dasar rasi,artinya cocok,kena benar,dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan,pertentangan,ukuran dan seimbangan.
Dalam pengertian perpaduan misalnya ,orang brpakain harus dipadukan warnanya bagian atas dengan bagian bawah.dalam keindahan ini sebagai ahli pikiran menjelaskan,bahwa keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kulitas/pokok tertentu yang terdapat pada sesuatu hal.kualitas yang paling sering disebut kesatuan (unity).filsuf inggris herbet read merumuskan definisi,bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerpan-pencerapan inderawi kita (beauti is untiy of formal realition among our sence-perception).

a)TEORI OBYEK DAN TEORI SUBYEKTIF
The liang gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan,bahwa menciptakan seni ada dua teori yakni teori obyektif dan teori subyektif.salah satu persoalan pokok dari teori keindahan adalah mengenai sifat dasar dari keindahan.apakah keindahan merupakan sesuatu yang ada pada benda indah atau hanya trdapat dalam alam pikiran orangyang mengamati benda tersebut.
Pendukung teori obyektif adalah plato,Hegel dan Bernard Bocanquat,sedang pendukung subyektuf ialah Henry Home,EarlofShafessbury,dan Edmund Burke. Teori obyektif berpendapat,bahwakeindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetikadalah sifat (kualita) yang memang telah melekat pada bentuk indah yang bersangkutan,terlepas dari orang yang mengamatinya.

b) TEORI PERIMBANGAN
Teori obtektif memandang keindahan sebagai suatu kwalita dari benda-benda:Kwalita bagaimana yang menyebabkan sesuatu benda disebut indah telah dijawab oleh bangsa Yunani Kuno dengan teori perimbangan yang bertahan sejak abad 5 sebelum masehisampai abad 15 di Eropa.
Teori perimbangan berlaku dari abad ke-5 sebelum masehi sampai abad ke-17 masehi selama 22 abad.Teori tersebut runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran-aliran termasuk dalam seni.Keindahan hanya ada pada pikiran orang yang menerangkan dan setiap pikiran melihat suatu keindahan yang berbeda-beda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar